بسم الله الرحمن الرحيم ….

ULAMA PEWARIS PARA NABI


 Diakhir zaman ini banyak orang yang tak lagi mengikuti jejak ulama.
Tak lagi berpegang teguh kepada mereka dan tak lagi menjadikan mereka sebagai panutan.
Namun sebaliknya semakin banyak orang yang menyudutkan, melecehkan, menjatuhkan harga diri dan nama baik mereka.
Disaat mereka member fatwa maka fatwanya dianggap angin lalu.
Saat mereka member nasehat, nasehatnya banyak tak didengar.
Manusia saat ini lebih banyak mendengarkan nasehat artis ketimbang ulama, lebih mencintai dan menyuaki artis ketimbang ulama.
Bagi mereka yang lebih cenderung kepada keinginan hawa nafsunya maka akan lebih menyukai nasehat artis ketimbang ulama.
Karena artis memberikan hiburan, sedang ulama memberikan nasehat dan
pelajaran.
Seringkali orang tak sabar saat menerima pelajaran walaupun hanya satu jam, tapi saat mendengarkan artis tiga sampai lima jam pun tak terasa baginya. Begitulah cara syeitan menghiasi kebathilan menjadi sesuatu yang Nampak indah , dan mengiasi kebenaran menjadi sesuatu yang tidak menarik dan membosankan.
Namun tentu Allah memberikan kebaikan dan hidayahnya hanya kepada siapa yang benar-benar dikehendakinya menjadi baik.
Alangkah beruntungnya mereka yang benar-benar dipilih Allah untuk selalu duduk dan mendengarkan nasehat para ulama, mengikuti jejak mereka, dan setia bersama mereka.
Orang yang senantiasa mengikuti jejak para ulama, sama dengan mereka mengikuti jejak para nabi, karena mereka adalah pewaris para Nabi. Berapa banyak dari kita yang mengikuti fitnah syetan yang suka menyebarkan aib dan kejelekan para ulama tanpa kita sadari.
Padahal, insyaAllah jika para ulama berijtihad dan melangkah, maka langkah mereka sudah mereka perhitungkan berdasarkan akal fikiran mereka yang matang dan insyaAllah tidak menyelahi Al-Qur’an dan Sunnah.
Dan kalaulah mereka bersalah, tentu itu bukan urusan kita sebagai orang awam. Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang senantiasa mengikuti jejak langkah para ulama.
Dan jauhkanlah kami dari mengikuti jejak musuh-musuhmu dan mereka yang lalai dari mengingatmu.
Ya Allah bantulah kami untuk senantiasa bersama mereka dimanapun mereka berada.
Sesuatu yang sangat dikhawatirkan adalah disaat kita tidak lagi mendengkan nasehat para ulama, disaat kita menentang perintah mereka, maka kita takut hal itu terjadi sebagaimana ummat-ummat terdahulu yang banyak dihancurkan oleh Allah karena tingkah kaum terdahulu yang menentang dan tidak taat kepada utusan-utusan Allah, para Nabi dan Rasul mereka.
Sekarang, banyak diantara kita yang tak mau dididik dan diberi nasehat oleh para ulama, yang benar-banar ingin mendidik kita. Karena seringkali nasehat mereka benar-benar membakar keinginan hawa nafsu kita.
Jika kita tak sanggup mendengarkan nasehat mereka, maka kita lebih cenderung kepada nafsu ketimbang nasehat mereka.
Begitulah karena memang nafsu Ammarah yang seringkali kita ikuti selalu mengajak kita kepada keburukan dan kejahatan.
Ya Allah Kami berlindung dari keburukan hawa nafsu kami sendiri, dan batulah kami untuk senantiasa bersama para ulama dan mengikuti jejak langkah mereka. Ya Allah kami mohon kepadaMu keberkahan ilmu dan petuntuk para ulama yang Engkau cintai. Ya Allah sungguh aku mencintai mereka, karena mereka mencintaiMu.